“Cieee... kangen ya sama gue?”
Cakka langsung memeluk orang yang ada di hadapannya sekarang dengan erat.
Kemudian, mempersilahkannya masuk ke dalam. Ia mengajak orang tersebut untuk
mengobrol di ruang tamunya. Setelah mereka duduk di sofa, baru Cakka bertanya,
“Kok lo bisa di sini sih? Bukannya lo pindah ke Amrik? Sekolah di sana belum
kelar satu semester, kan?”
“Kejutan dong,” katanya. “Gue belum masuk sekolah, entar semester genap
baru masuk. Nanggung sih, daripada gue masuk di tengah-tengah semester,
mendingan entar aja. Hehe, makanya sekalian ke sini, sekalian ikut nonton pensi
sekolah kalau bisa. Hitung-hitung reuni sama temen-temen sekolah juga. Kaget
kan lo?”