“Sudah banyak aku lewati
Seribu cerita tawa dan sedih
Banyak yang tersimpan di hati
Buatku tertawa, tersenyum, dan trus coba mengerti...”
Iqbaal menghentikan motornya di depan rumah saat langit sudah gelap. Seperti biasanya, ia baru saja dari rumah sakit. Begitu masuk ke dalam rumah, ia langsung bergegas mengganti bajunya di kamar, baru setelah itu dia membaringkan tubuhnya di tempat tidur tanpa melepas kupluk yang ia pakai.






