Iqbaal
benar-benar kaget ketika melihat seorang anak tengah diserang oleh teman-teman
sekelas. Anak itu tampak ketakutan menghadapi sendiri dua orang berbadan besar
yang sudah siap menghajarnya. Untung saja Iqbaal mengawasi mereka untuk
beberapa waktu, atau anak itu pasti habis karena dipukul oleh dua preman itu.
